MAN Kotawaringin Timur

MADRASAH ALIYAH NEGERI

Kotawaringin Timur

KABAR MADRASAH

Tertibkan Keaktifan Belajar Siswa, MAN Kotim Adakan Rapat

161 views
September 27, 2021
(Dokumentasi)

Sampit (Humas) Sehubungan dengan adanya berbagai masalah tentang keaktifan belajar siswa Madrasah Aliyah Negeri Kotawaringin Timur (MAN KOTIM) pada tahun pelajaran yang lalu dan sekarang sudah memasuki tahun pelajaran 2021-2022, maka untuk menertibkan dan mendisiplikan keaktifan belajar peserta didik tersebut perlu adanya berbagai strategi dan langkah-langkah perbaikan akademik. Untuk itu bidang akademik berinisiatif mengadakan rapat koordinasi internal bidang akademik bersama wali-wali kelas juga guru BP/BK. Rapat yang digelar via zoom meeting tersebut berlangsung pada Senin (16/08), dari pukul 08.00-10.00 WIB.

“Banyak sekali permasalahan yang muncul yang berkaitan dengan keaktifan belajar siswa bila sistem dipakai dalam belajar adalah daring” ujar Noor Syaifullah, wakil kepala madrasah bidang akademik. “Misalnya saja siswa yang tidak hadir di kelas on line tanpa keterangan maupun tidak mengumpulkan tugas . Permasalahan seperti ini harus cepat-cepat ditanggulangi sedini mungkin” jelas Syaifullah.

Sesuai dengan peraturan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, nomor 2791 tahun 2020 tentang panduan kurikulum darurat pada madrasah, untuk memastikan anak dapat terus belajar dengan sehat dan selamat maka perlu ada kerjasama semua pihak, yaitu orang tua, guru mata pelajaran (mapel), wali kelas, pihak sekolah, pemerintah, layanan kesehatan, dan masyarakat sipil.

Strategi atau langkah-langkah dalam menanggulangi siswa-siswa yang bermasalah dalam hal keaktifan belajar adalah dimulai dari laporan guru mapel kepada wali kelas dan guru BP/BK tentang siswa yang sering tidak hadir tanpa keterangan dan juga tidak mengumpulkan tugas. Siswa-siswa tersebut akan segera diproses dan diberi bimbingan. Proses pembimbingan bisa dengan cara dilakukan pemanggilan kepada siswa dan orang tuanya ataupun kunjungan wali kelas bersama guru BP/BK ke rumah-rumah siswa yang dianggap bermasalah. Bagi siswa yang masih bermasalah setelah proses pembimbingan maka akan dikeluarkan dari aplikasi belajar daring e-learning. Bahkan bisa saja pada akhirnya diberhentikan.

“Harapannya nanti para siswa bisa belajar dengan aktif dan disiplin dan pada akhirnya pada saat penilaian akhir semester (PAS) ganjil benar-benar bisa berjalan tertib dan lancar tanpa harus pusing mengurus siswa-siswa yang bermasalah lagi” jelas Syaifullah. (ma)